Pendidikan Untuk Anak Cerdas Berbakat

Anak cerdas berbakat yaitu anak yang mempunyai kemampuan lebih pada beberapa bidang dengan bidang – bidang umum lainnya tidak ketinggalan, misalnya ia pintar musik, mengaji, dan ketrampilan elektronik namun pelajaran matematika, IPA, IPS dan bahasa juga tidak ketinggalan. Anak cerdas berbakat ini kalau kemampuannya di ukur dengan tes inteligensi akan menunjukkan kemampuan yang lebih dari rata-rata kemampuan anak seusianya, kalau kemampuan Inteligensi Quation (IQ) anak yang rata-rata berkisar antara 91 -110, anak cerdas berbakat mempunyai
kemampuan IQ berkisar antara 121 -130. Dengan kemampuan seperti ini anak yang mempunyai kemapuan cerdas berbakat akan lebih cepat dan akan lebih mudah untuk mempelajari materi atau kegiatan apapun apalagi kalau sesuai minatnya akan lebih hebat lagi kemampuan belajarnya.

Orang tua mana yang tidak ingin anaknya mempunyai kemampuan cerdas berbakat..? tentunya hampir semua orang tua mengharapkan anaknya mempunyai kemampuan cerdas berbkat. Berbagai usaha dan stimulasi banyak dilakukan untuk membuat si buah hati jadi anak yang cerdas untuk masa depannya, maka beruntunglah sebagian orang tua yang anaknya mempunyai bakat bawaan sejak lahir sebagai anak yang mempunyai otak yang cerdas.

Memang benar jika kebanyakan anak baru bisa dikatakan jenius atau cerdas atau kemampuan lainnya ketika sudah memasuki usia sekolah. Meskipun demikian ada beberapa ciri atau tanda sejak balita yang dapat menunjukkan apakah buah hati anda mempunyai kecerdasan yang tinggi. Anak yang berusia 2 hingga 4 tahun atau balita mungkin saja merupakan seorang anak yang cerdas berbakat apabila menunjukkan tanda-tanda seperti dibawah ini :

Mempunyai talenta khusus, misalnya seperti kemampuan artistik contoh si kecil bisa menggambar sesuatu dengan cukup jelas, ataupun dalam hal yang berkaitan dengan angka, misalnya dapat berhitung lebih cepat, dan mengingat angka-angka dengan mudah.
Dapat mencapai tonggak perkembangan lebih awal dibandingkan dengan teman seusianya, misalnya lebih cepat berjalannya, dan lebih terampil dalam gerakannya, serta lebih seimbang kordinasi garak badannya.
Kemampuan dalam berbahasa yang sangat baik, contohnya anak mampu berbicara dengan kalimat lengkap lebih awal jika dibandingkan dengan teman sebayanya.
Mempunyai rasa ingin tahu yang cukup tinggi dan tidak pernah bosa untuk mengajukan pertanyaan apabila ada sesuatu yang belum difahaminya.
Sangat aktif (bukan hiperaktif) bergerak dan mempunyai energi yang cukup kuat dengan kontrol gerak yang baik, artinya anak cerdas berbakat aktifnya karena ingin mengetahui terhadap lingkungan sekita dengan setiap gerakannya mempunyai tujuan yang jelas dan konsentrasi yang fokus untuk memperhatikan apa yang ia ingin diketahuinya, sedang anak hiperaktif gerakannya tidak bertujuan dan tidak fokus ke suatu tujuan yang jelas.
Mempunyai imajinasi yang jelas. Biasanya anak berbakat sering menciptakan teman imajiner dan daya fantasi yang tinggi.
Dapat mengingat sesuatu dengan sangat mudah dan menceritakannya kembali apa yang telah ia pelajari dari buku, TV, ataupun film yang pernah ditontonnya.
Anak cerdas berbakat juga mudah bosan untuk pekerjaan yang bersifat rutinitas yang kurang bervariasi, dan kurang tantangan (monoton).

Ciri-ciri anak cerdas berbakat sejak balita lainnya mungkin cukup sulit untuk dilihat. Ada juga beberapa anak cerdas berbakat yang telah, menyadari bahwa mereka “berbeda” dari teman sebayanya. Hal itu dapat membuat mereka jadi merasa terasing dan kadang juga menjadi sasaran bulying. Beberapa anak berbakat juga sering mengalami rasa prustasi dikarenakan mereka dapat berfikir jauh lebih cepat dibandingkan dengan apa yang dapat mereka ekspresikan, baik itu secara verbal ataupun fisik. Maka dengan demikian setelah kita bisa mengetahui tentang keberbakatan anak, selanjutnya yang paling penting adalah pendidikan untuk anak cerdas berbakat ini yang membutuhkan perhatian dan penanganan secara serius.

Ada beberapa metode pendidikan untuk anak cerdas berbakat :

Di sekolah reguler anak cerdas berbakat bisa di ikutkan kelas sesuai kemampuannya (akselerasi), artinya anak yang cerdas berbakat bisa mengikuti pelajaran di kelas 2 tanpa masuk ke kelas satu.
Kelas khusus, anak berbakat menempati kelas khusus dengan grade / tingkatan kelas yang sama dengan kelas reguler lainnya hanya di kelasnya penuh dengan pengayaan materi sesuai kemampuan dan minat bakatnya.
Bergabung dengan kelas reguler pada umumnya, namun setelah selesai belajar reguler anak cerdas berbakat mendapatkan waktu tambahan untuk belajar.
Sekolah khusus, anak cerdas berbakat mengikuti di sekolah khusus yang sesuai dengan karakteristik dan kemampuan anak cerdas berbakat tersebut.
Home schooling, anak cerdas berbakat bersekolah di rumah dimana pelayanan pendidikan di sesuaikan dengan keunikan anak, sehingga apa saja bisa diberikan seusia dengan kebutuhan anak dibawah kendali rumah (orang tua).

Wallahu a’lam bishowab………..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *